Sabtu, 14 Desember 2013

Cukup dirimu dan dirimu




di saat sebuah proses kau jalani dengan beriring waktu maka kau kan dapatkan kenyamanan,
tapi ketika hasil sebuah proses itu HANYA disebut sebagai sebuah perubahan instan mungkin kau tidak mudah menerima,
itu karena kaulah yang menjalani proses tersebut dan hanya kau lah yang tahu semua tentang dirimu,
tidak usahlah kau dengar apa yang orang lain katakan tentangmu,
karena hanya kaulah yang tahu betul keadaan dirimu,
mungkin kau pernah menyesali betapa curhatmu kepada temanmu tidak memberikan dampak positif, dan bahkan malah menimbulkan permasalahn yang baru, bukan darimu tapi temanmu itu,
ku percaya kau marah dan bahkan ingin berontak,
maka pilihlah dirimu sebagai teman terbaikmu yang tak kan pernah mendustaimu dan mengkhianaitimu,
teman yang kan setia menunjukkan jalan terbaik untukmu,
cukup dirimu, cukupkanlah hanya dirimu teman terbaikmu,
dan CUKUPkan Allah satu satunya penolongmu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kilasan Sepi

  Fikiran yang kosong dan hati yang tak berpenghuni   membuat diri ini berkata “oh sepinya...”, Semacam kesakitan yang tak bisa dideskrips...