Buat apa perbedaan itu kau ucap jika kau tak menginginkan
pertikaian,
Di saat orang lain tak pernah mempermasalhkan hadirnya
dirimu dan apa yang kau bawa, tenanglah,
Janganlah kau membuat titik api yang bisa saja membesar,
Untunglah jika temanmu membiarkan begitu saja titik api itu,
Jangan kau ulang, jangan sama sekali,
Tidakkah banyak orang yang menyesali ucapannya yang tanpa
pikir panjang diucapkan,
Padahal orang yang disebutkan adalah pembimbing surganya,
alagkah lebih baik jika kau persiapkanlah dirimu untuk mengontrol emosimu karna orang lain kan selalu punya alasan untuk tidak menyukai tindakamu,
biarkanlah mereka menikmati apa yang mereka lakukan selama itu tidak merugikan dirimu,
untukmu,,jagalah kesucian hatimu dengan terus menjaga lisan dan
hatimu,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar